Episode Angin Dan Kemungkinan Lainnya

By    
by Wisnu Pamungkas

Rhadha
Kamu pun tahu, angin akan menjadi asing di sini
Kecuali gerimis yang menjadi cermin untuk berkaca
Darah kamukah yang menetes itu Kresna?
Pagi yang memekik di ujung tombakmu
Malu aku yang dibakar birahimu.

Kresna
Kamu pun tahu, angin akan menjadi asing di sini
Seperti tamu yang tak pernah menginap
Kecuali genderang yang siaga
Yang di jaga Dewa_Wisnu
Lalu di manakah kamu Rhadha?
Aku mencarimu dari wastu ke wastu

Kamu
Kamu pun tahu, angin akan menjadi asing di sini
Sebab orang bisa mencipta badai dalam sekejab
Mengabadikan senja dengan asa 400
Dan kita hanya akan menontonnya dari jauh.

Aku
Aku pun tahu itu, sebab apakah yang benar-benar
Pasti di sini kecuali sesekali waktu aku ingin
Berteriak memanggilnya untuk kembali
Biar aku bisa bercerita tentang rindu kepadamu
Dan dendam yang tak kembali.

Angin dan kemungkinan lain
Engkaupun tahu bahwa kabar selalu saja
Kembar saat-saat ia datang dan pergi, selalu….


Baning, 19 Juli 1997
Post a Comment