Literatur Pelaut

By    
by Wisnu Pamungkas

Bila kamu pergi melaut Dada,
Pikirkanlah tentang angin kecil yang tersesat
Di situ, pada dek sebuah kapal yang sawang oleh
Waktu,
_ tentang sebuah kuasa yang aneh yang telah
menyeret-nyeret kamu ke sana, dada
pikirkanlah kesepian ini, supaya kamu betah
tinggal dalam lobi yang bising itu, supaya
kamu setiap saat ingin menulis sajak,
memotong-motong benua karena dimana saja hidup
bisa kandas, bila kamu pergi melaut dada…

Pontianak, Januari 1997
Post a Comment