Surat Itu Pernah Kukirim

By    
by Wisnu Pamungkas

Sesekali waktu,
Ingin kubiarkan saja kamu lewat di jalan setapak itu
menggeleparkan kembali ingatanmu tentang pertemuan
kita, pada gerimis yang jatuh, pada angin kecil yang
selalu saja menukik menjadi cerita (entah kapankah ini
semua bila kujelaskan kepadamu seperti sebuah kisah
yang telah memasung akal dan angan-angan kita
untuk bersama)

(sesekali waktu ingin kutulis sepucuk surat lagi
kepadamu tentang jalan setapak ini, tentang
sepotong senja di sini, yang selalu membuatku
merasa dililit sepi, di goda rindu untuk menulis
lagi tentang sebuah belati, menjadi doa, sebuah
fragmen atau semacam kata-kata cinta dalam
setiap surat tanpa alamat dan nama)

sesekali waktu sesekali waktu saja
ketika aku teringat

Pantai Sibau, 31 Oktober 1997
Post a Comment