e-mail untuk Tuhan

By    
by: Wisnu Pamungkas

Karena ngilu dilanyak sepi, dengan terpaksa Pujangga gila mengirimkan email-nya ke surga:
Tuhan, jika Engkau menganggap permintaanku ini bukan sebuah kesalahan, berilah mantera cintaku ini nyawa. Agar rindu bisa kutundukkan, nyeri rasa boleh kukutuk menjadi busa, kata-kata yang melaung dari kerongkongan.

Sanggau, 22 November 2004