by Wisnu Pamungkas
Barangkali Tuhan akan memaafkanku,
Ketika aku terseok-seok pulang dengan
Dua botol arak yang penuh kaca mata
Tentu aku tidak mabuk pengelihatanku
(sayang) Cuma kamu terlalu
melebih-lebihkannya
20 Desember 1996
To write is to breath
Dayak dan Masa Depan Hutan Kalimantan, yang dulu luas seperti lautan hijau, kini menyusut di bawah tekanan gergaji dan buldozer. Namun, di s...
No comments:
Post a Comment
Thank you