by: Wisnu Pamungkas
Ayah sangat ramah pada kematian
bahkan ia mentraktirnya dengan sebotol bear
sebelum mereka berpisah di ujung jalan
berkali-kali ayah memberi salam perpisahan
walau ia tahu maut tak mungkin dielakkan
25 Januari 2006
To write is to breath
Dayak dan Masa Depan Hutan Kalimantan, yang dulu luas seperti lautan hijau, kini menyusut di bawah tekanan gergaji dan buldozer. Namun, di s...
No comments:
Post a Comment
Thank you