by Wisnu Pamungkas
Barangkali seseorang harus berlari
Untuk membesuk nasibnya,
Yang lengket pada kain satin itu,
Pada darah yang mengental dan udara
Yang berserabutan keluar dari
Paru-paru anaknya
Sintang tanpa tanggal 1997
To write is to breath
Dayak dan Masa Depan Hutan Kalimantan, yang dulu luas seperti lautan hijau, kini menyusut di bawah tekanan gergaji dan buldozer. Namun, di s...
No comments:
Post a Comment
Thank you