Menyakitkan

By    
by: Wisnu Pamungkas

Yang pasti segala sesuatunya teramat menyakitkan. Kamu jauh dari jangkauanku, aku kehilangan pengetahuan tentang kamu saat ini. Apa yang telah terjadi barangkali rumit untuk dijelaskan.Hanya rasa duka, perih yang menombak seluruh isi dada. Aku telah melakukan segalanya untuk kamu. Aku berpuasa setiap hari, aku mengendorkan semua hasrat dan keinginan, melepaskan sedikit cengkraman daging sebagai manusia. Aku bisa! Tapi aku tidak bisa menghentikan keinginan untuk bersama-sama kamu.


21 April 1998